<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9037523065167434066</id><updated>2011-04-21T16:02:45.921-07:00</updated><category term='Internasional'/><category term='Pemanasan Global'/><category term='Pendidikan'/><category term='Sosial'/><title type='text'>Ga Bikin Panas !</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://biarpuas.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9037523065167434066/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biarpuas.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Biar Puas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13192141562569403540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://photos-682.friendster.com/e1/photos/28/61/34461682/1_555541945l.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9037523065167434066.post-998747671851868589</id><published>2008-10-22T22:44:00.000-07:00</published><updated>2008-10-22T23:25:31.938-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemanasan Global'/><title type='text'>Lapisan Es Terus Mencair, Beruang Kutub Terancam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kompas.com/data/photo/2008/01/08/084223p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/01/08/084223p.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Es di Greenland yang kian menyusut karena pemanasan global&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu, 17 September 2008 | 11:53 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WASHINGTON, RABU — Lapisan es di laut Kutub Utara tampaknya telah mencapai tingkat paling rendah sepanjang tahun 2008 dan tingkat paling rendah kedua yang tercatat sejak kelahiran era satelit. Demikian pengamatan US National Snow and Ice Data Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun berada sedikit di atas catatan rendah minimum yang ditetapkan pada 16 September 2007, musim tahun ini memperkuat kecenderungan negatif kuat pada lapisan es laut selama musim panas yang diamati selama 30 tahun terakhir, demikian antara lain isi laporan yang disiarkan Selasa (16/9) waktu setempat atau Rabu WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tahun lalu, catatan rendah sebelumnya untuk September ditetapkan tahun 2005. Pusat data tersebut akan mengeluarkan analisis mengenai kemungkinan penyebab di balik kondisi es laut Kutub Utara tahun ini selama pekan pertama Oktober.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pada Maret, ketika Kutub Utara mencapai lapisan es laut maksimumnya selama musim dingin, beberapa ilmuwan dari NASA dan pusat data pendukung NASA melaporkan lapisan es yang lebih tua dan tebal terus menyusut. Menurut data microwave satelit yang diproses NASA, es abadi itu yang dulu menutupi 50-60 persen Kutub Utara musim dingin saat ini hanya menutupi kurang dari 30 persen. Es laut abadi adalah lapisan es yang berusia panjang yang tetap ada bahkan ketika es laut musiman yang berusia pendek mencair hingga batas minimum selama musim panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan NASA telah mengamati lapisan es Kutub Utara sejak 1979. NASA mengembangkan kemampuan untuk mengamati lapisan itu dan konsentrasi es laut dari udara selama sensor microwave pasif. Es tersebut menyusut hingga batas minimumnya pada 12 September 2008, ketika es itu menutupi wilayah seluasa 4,52 juta kilometer persegi, dan kini tampaknya berkembang, saat Kutub Utara mulai memasuki musim dingin, kata National Snow and Ice Data Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu terusan di Northwest Passage, jalur laut yang telah lama diinginkan antara Eropa dan Asia, terbuka pada 2007 dan 2008. Pada tahun ini juga terjadi pembukaan Northern Sea Route yang melewati Samudra Kutub Utara di sepanjang pantai Siberia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ice Center tersebut bulan lalu menyatakan terjadi pencairan es mendasar di Laut Chukchi di lepas pantai Alaska, Eastern Siberian Sea, di lepas pantai Rusia timur,  salah satu habitat populasi terbesar beruang kutub di dunia. Karena beruang kutub menggunakan gumpalan es terapung sebagai landasan untuk berburu anjing laut, mereka terpaksa berenang menempuh jarak yang lebih jauh ketika es mencair sehingga sangat mungkin mereka akan kelelahan dan terancam mati tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Es kutub merupakan satu faktor dalam pola cuaca dan iklim global. Perbedaan antara udara dingin di kutub dan udara hangat di sekitar Khatulistiwa mengirim udara dan arus hangat, termasuk arus pekat. Es laut membantu menahan udara dingin di sekitar Kutub Utara karena warna putihnya memantulkan sinar matahari. Ketika es laut menghilang, air gelap yang baru terbuka menyerap lebih banyak sinar matahari sehingga mempercepat dampak pemanasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ONO&lt;br /&gt;Sumber : Ant&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9037523065167434066-998747671851868589?l=biarpuas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biarpuas.blogspot.com/feeds/998747671851868589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9037523065167434066&amp;postID=998747671851868589' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9037523065167434066/posts/default/998747671851868589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9037523065167434066/posts/default/998747671851868589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biarpuas.blogspot.com/2008/10/lapisan-es-terus-mencair-beruang-kutub.html' title='Lapisan Es Terus Mencair, Beruang Kutub Terancam'/><author><name>Biar Puas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13192141562569403540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://photos-682.friendster.com/e1/photos/28/61/34461682/1_555541945l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9037523065167434066.post-2564859257481140546</id><published>2008-10-22T22:25:00.000-07:00</published><updated>2008-10-22T22:33:11.388-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemanasan Global'/><title type='text'>Indonesia Bawa Isu Perubahan Iklim ke KTT ASEM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/16/195156p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/16/195156p.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin, 20 Oktober 2008 | 17:31 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA, SENIN - Pemerintah Indonesia akan mengangkat isu perubahan iklim dalam Pertemuan Puncak KTT Asia dan Eropa atau Asia Europe Meeting (ASEM) ke-7 di Beijing, China, 24-25 Oktober 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada beberapa isu yang akan menjadi agenda pemerintah Indonesia, tapi salah satu yang utama adalah perubahan iklim, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahkan akan memberikan pidato khusus mengenai itu pada forum tersebut," kata Direktur Kerjasama Intra Kawasan Amerika dan Eropa Deplu Dian Wirengjurit di Jakarta, Senin (20/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dian, Indonesia memiliki komitmen kuat dalam isu perubahan iklim yang salah satunya diwujudkan pada peran serta aktif Indonesia untuk mensukseskan Peta Jalan Bali di UNFCCC akhir 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain isu perubahan iklim, kata Dian, Indonesia juga akan mengusung sejumlah isu lain, di antaranya isu-isu global yang menjadi perhatian dua belah pihak (ketahanan pangan, manajemen bencana, tenaga kerja), upaya mempromosikan perdagangan dan investasi Asia Eropa, pembangunan global dan kawasan, mendorong pembangunan berkelanjutan, dan memperkuat dialog antar masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dian mengatakan negara-negara yang terlibat dalam pertemuan puncak ASEM 2008 memang telah sepakat untuk menghindari pembahasan mengenai isu-isu kontroversial. Walaupun ada kemungkinan terjadi pembahasan mengenai isu Myanmar dan nuklir Iran karena dua orang pemimpin dari Asia dijadwalkan berbicara mengenai isu nuklir Iran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAH&lt;br /&gt;Sumber : Antara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9037523065167434066-2564859257481140546?l=biarpuas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biarpuas.blogspot.com/feeds/2564859257481140546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9037523065167434066&amp;postID=2564859257481140546' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9037523065167434066/posts/default/2564859257481140546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9037523065167434066/posts/default/2564859257481140546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biarpuas.blogspot.com/2008/10/indonesia-bawa-isu-perubahan-iklim-ke.html' title='Indonesia Bawa Isu Perubahan Iklim ke KTT ASEM'/><author><name>Biar Puas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13192141562569403540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://photos-682.friendster.com/e1/photos/28/61/34461682/1_555541945l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9037523065167434066.post-815132159647417895</id><published>2008-10-22T22:15:00.001-07:00</published><updated>2008-10-22T22:18:48.613-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internasional'/><title type='text'>Pria Paling Berpengaruh 2008</title><content type='html'>AskMen.com, situs gaya hidup pria, mengeluarkan daftar pria-pria paling berpengaruh berdasarkan poling yang diikuti oleh lebih dari 200.000 responden. Proses poling cukup unik karena para pembaca diminta memilih para kandidat yang paling memengaruhi hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama proses poling, di situs ini dipasang fasilitas bagi para responden untuk memberi komentar dalam hal apa atau bagaimana para tokoh-tokoh pria memengaruhi mereka. Selain para selebriti, nama-nama pesohor yang masuk juga terdiri dari politikus, atlet, dan pengusaha. Dari 49 daftar pria paling berpengaruh 2008, nama-nama terkenal seperti George Clooney, Brad Pitt, atau David Beckham ternyata hanya ada di urutan 22, 33, dan 25.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah 10 pria paling berpengaruh 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Barack Obama (kandidat Presiden AS dari partai Demokrat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Steve Job (CEO Apple).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Michael Phelps (Perenang,  peraih 10 medali emas dalam Olimpiade).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Robert Downey, Jr (Aktor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Stephen Colbert (Komentator politik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Gordon Ramsay (Chef terkenal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Christian Bale (Aktor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Rob Kay (desainer video game).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Chritiano Ronaldo (Pemain bola).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. John McCain (Kandidat Presidan AS dari partai Republik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AN&lt;br /&gt;Sumber : askmen&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9037523065167434066-815132159647417895?l=biarpuas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biarpuas.blogspot.com/feeds/815132159647417895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9037523065167434066&amp;postID=815132159647417895' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9037523065167434066/posts/default/815132159647417895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9037523065167434066/posts/default/815132159647417895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biarpuas.blogspot.com/2008/10/pria-paling-berpengaruh-2008_22.html' title='Pria Paling Berpengaruh 2008'/><author><name>Biar Puas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13192141562569403540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://photos-682.friendster.com/e1/photos/28/61/34461682/1_555541945l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9037523065167434066.post-2564683874241235745</id><published>2008-06-11T02:04:00.001-07:00</published><updated>2008-06-11T02:06:52.195-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Ga adilnya pemerintah masalah Ujian Nasional</title><content type='html'>&lt;div class="tanggal"&gt;Pada hari Jumat, 9 Mei 2008 | 16:10 WIB&lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;kompas  bilang gini...&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA, JUMAT -&lt;/strong&gt; Pendidikan Indonesia dinilai semakin mengkhawatirkan akibat bersikerasnya pemerintah menggelar ujian nasional yang ternyata banyak menimbulkan ekses negatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendidikan mengalami hambatan dari sisi pengembangan moralitas dan pengembangan akhlak mulia anak didik, menciptakan rasa tidak nyaman, ketakutan, serta tidak menyenangkan bagi peserta didik. Karena itu, ujian nasional harus dievaluasi secara adil supaya pembenahan pendidikan di Indonesia bisa benar-benar dilakukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini dikemukakan dalam pertemuan Education Forum di Jakarta, Jumat (9/5). Dalam pernyataannya, Education Forum meminta DPR memanggil Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo untuk menjelaskan berbagai dampak negatif kebijakan UN.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Mendiknas diminta untuk segera menyiapkan revisi PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan yang dipakai sebagai acuan melaksanakan UN."Banyaknya dampak negatif pelaksanaan UN seharusnya membuka mata pemerintah untuk mengevaluasi penyelenggaraannya. Apalagi pengadilan tinggi pun sudah meminta pemerintah bersikap adil dengan memenuhi standar nasional pendidikan dulu baru mengevaluasi," kata Erlin Driyana, Wakil Koordinator Education Forum.&lt;/p&gt;Menurut Erlin, tanpa UN sebenarnya mutu pendidikan tetap bisa meningkat. Ini terjadi pada Finlandia yang terkenal memiliki sistem pendidikan yang bagus di dunia internasional."Yang justru dibenahi adalah input dari pendidikan itu sendiri. Evaluasi itu beragam caranya dan bukan satu-satunya cara menentukan mutu pendidikan," kata Erlin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menurutmu ?? sudah adilkah pemerintah ??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9037523065167434066-2564683874241235745?l=biarpuas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biarpuas.blogspot.com/feeds/2564683874241235745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9037523065167434066&amp;postID=2564683874241235745' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9037523065167434066/posts/default/2564683874241235745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9037523065167434066/posts/default/2564683874241235745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biarpuas.blogspot.com/2008/06/ga-adilnya-pemerintah-masalah-ujian.html' title='Ga adilnya pemerintah masalah Ujian Nasional'/><author><name>Biar Puas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13192141562569403540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://photos-682.friendster.com/e1/photos/28/61/34461682/1_555541945l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9037523065167434066.post-197653476146514143</id><published>2008-06-11T02:04:00.000-07:00</published><updated>2008-06-11T02:05:09.873-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="tanggal"&gt;Jumat, 9 Mei 2008 | 16:10 WIB&lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA, JUMAT -&lt;/strong&gt; Pendidikan Indonesia dinilai semakin mengkhawatirkan akibat bersikerasnya pemerintah menggelar ujian nasional yang ternyata banyak menimbulkan ekses negatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendidikan mengalami hambatan dari sisi pengembangan moralitas dan pengembangan akhlak mulia anak didik, menciptakan rasa tidak nyaman, ketakutan, serta tidak menyenangkan bagi peserta didik. Karena itu, ujian nasional harus dievaluasi secara adil supaya pembenahan pendidikan di Indonesia bisa benar-benar dilakukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini dikemukakan dalam pertemuan Education Forum di Jakarta, Jumat (9/5). Dalam pernyataannya, Education Forum meminta DPR memanggil Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo untuk menjelaskan berbagai dampak negatif kebijakan UN.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Mendiknas diminta untuk segera menyiapkan revisi PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan yang dipakai sebagai acuan melaksanakan UN."Banyaknya dampak negatif pelaksanaan UN seharusnya membuka mata pemerintah untuk mengevaluasi penyelenggaraannya. Apalagi pengadilan tinggi pun sudah meminta pemerintah bersikap adil dengan memenuhi standar nasional pendidikan dulu baru mengevaluasi," kata Erlin Driyana, Wakil Koordinator Education Forum.&lt;/p&gt;Menurut Erlin, tanpa UN sebenarnya mutu pendidikan tetap bisa meningkat. Ini terjadi pada Finlandia yang terkenal memiliki sistem pendidikan yang bagus di dunia internasional."Yang justru dibenahi adalah input dari pendidikan itu sendiri. Evaluasi itu beragam caranya dan bukan satu-satunya cara menentukan mutu pendidikan," kata Erlin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9037523065167434066-197653476146514143?l=biarpuas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biarpuas.blogspot.com/feeds/197653476146514143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9037523065167434066&amp;postID=197653476146514143' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9037523065167434066/posts/default/197653476146514143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9037523065167434066/posts/default/197653476146514143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biarpuas.blogspot.com/2008/06/jumat-9-mei-2008-1610-wib-jakarta-jumat.html' title=''/><author><name>Biar Puas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13192141562569403540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://photos-682.friendster.com/e1/photos/28/61/34461682/1_555541945l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9037523065167434066.post-2641439545669431338</id><published>2008-06-11T01:55:00.000-07:00</published><updated>2008-06-11T02:11:06.618-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><title type='text'>Pengangguran di negara kita</title><content type='html'>Teman kita :&lt;br /&gt;Ali Husen Nurohman - UNPAD Akuntansi 2007 - Etoser Bandung 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat anrikel dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Salah satu ciri negara berkembang adalah ketika sektor usaha informal lebih besar daripada sektor usaha formal, dan ciri&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bahwa negara tersebut adalah negara berkembang yang buruk adalah dari tahun ke tahun sektor usaha informal meningkat sedangkan sektor usaha formal justru menurun. Hal tersebut sedikit banyak berasal dari kegagalan pemerintah menciptakan iklim usaha yang baik dan stabilitas ekonomi. Memang, bagi negara berkembang pertumbuhan ekonomi yang baik adalah suatu hal yang dinantikan, tapi dibalik itu semua stabilitas ekonomi lebih penting. Keduanya tak dapat dipisahkan.&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dalam penghitungan NNI (nett national income), sektor informal juga ikut dihitung sebagai UnIncorporated Enterprise Income (UII) karena sektor informal diasumsikan meningkatkan pendapatan warga negara. Tapi, dalam metode penghitungan PNB/GDP (produk nasional bruto/geoss national product) sektor informal tidak dihitung. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Akibat dari sedikitnya sektor usaha formal adalah tingkat pengangguran yang tinggi, satu lagi kegagalan pemerintah. Pengangguran pada dasarnya adalah kesalahan pemerintah, pemerintah gagal menyediakan lapangan pekerjaan bagi angkatan kerja. Padahal undang – undang dasar mengatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan dan pekerjaan yang layak. Jika pemerintah memberikan alasan tingginya tingkat pengangguran karena randahnya tingkat pendidikan, maka pemerintah menambah lagi satu kesalahannya. Pemerintah seharusnya dapat menyediakan pendidikan bermutu yang dapat dirasakan oleh seluruh anak tanpa pandang bulu, bukannya membuat kebijakan menswastakan pendidikan negeri. Pendidikan dasar yang baik sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak untuk mengurangi penganggutan, karena dasar dari keahlian kerja adalah pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Tunjangan Pengangguran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Karena dilindungi undang – undang dasar dengan jaminan mendapatkan pekerjaan yang layak, maka setiap pengangguran seharusnya mendapatkan tunjangan dari pemerintah. Pada dasarnya setiap orang tak ingin menganggur atau dengan kata lain ingin bekerja, tapi pemerintah gagal menyediakan lapangan kerja. Di Belgia seorang penganggur mendapatkan tunjangan dari negara sebesar 13000 franc, sama dengan beasiswa yang didapatkan untuk mengambil gelar doctor. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Memang Belgia adalah negara yang lebih maju dari kita, tapi kalaupun tak bisa memberikan tunjangan penganggur, pemerintah harus dapat memberikan tunjangan untuk pendidikan sehingga di masa depan kita dapat mengurangi jumlah pengangguran. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Pendidikan adalah dasar bagi segala hal, kegagalan pemerintah mendidik anak – anak bangsa ini adalah awal dari segala kerusakan dan kemunduran bangsa.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;betul tidak ?? tanyakan sendiri pada diri anda ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;trims.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9037523065167434066-2641439545669431338?l=biarpuas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biarpuas.blogspot.com/feeds/2641439545669431338/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9037523065167434066&amp;postID=2641439545669431338' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9037523065167434066/posts/default/2641439545669431338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9037523065167434066/posts/default/2641439545669431338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biarpuas.blogspot.com/2008/06/pengangguran-di-negara-kita.html' title='Pengangguran di negara kita'/><author><name>Biar Puas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13192141562569403540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://photos-682.friendster.com/e1/photos/28/61/34461682/1_555541945l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
